Sri Lanka Menghadapi Krisis Ekonomi Terburuk

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dekade. lebih kurang 30% orang Sri Lanka menghadapi kerawanan pangan, dan satu berasal empat melewatkan makan secara teratur.

Krisis pangan Slot Online Gacor pada Sri Lanka membayangi waktu negara kepulauan itu menghadapi mala ekonomi terburuk pada beberapa dasawarsa.

Menggunakan inflasi harga pangan yg lebih tinggi asal 90%, bahkan bahan utama mirip beras menjadi hampir tidak terjangkau bagi banyak orang Sri Lanka.

Program Pangan dunia (WFP) memperkirakan bahwa sekitar 30% populasi mengalami kerawanan pangan dan satu dari empat orang Sri Lanka sekarang melewatkan makan secara teratur.

“Krisis pangan ketika ini ialah semacam problem humanisme,” kata ekonom Manoj Thibbotuwawa pada Institut Studi Kebijakan Sri Lanka pada DW.

“Orang-orang menggunakan mekanisme ketahanan yg tidak sinkron, seperti mengurangi frekuensi makan per hari, mengurangi jumlah kuliner, serta mengganti kebiasaan makan mereka.”

Dua bulan lalu, ribuan demonstran menyerbu istana kepresidenan pada ibu kota Sri Lanka, Kolombo, selesainya mantan presiden terguling Gotabaya Rajapaksa melarikan diri ke luar negeri menyusul protes massal di Juli.

Para pengunjuk rasa menuduh beliau dan pemerintahnya galat urus ekonomi, yg mengakibatkan krisis utang luar negeri dan inflasi tinggi sepanjang masa.

Krisis pangan Sri Lanka yg sedang berlangsung jua terkait menggunakan kebijakan sbobet masa lalu.

Selesainya berakhirnya perang saudara selama beberapa dekade pada tahun 2009, negara ini memulai proyek infrastruktur besar -besaran, seperti Bandara Mattala Rajapaksa, yg didanai melalui kredit tinggi serta pinjaman asal kawan internasional.

Akibatnya, Sri Lanka mengumpulkan sejumlah besar utang. China menyumbang sekitar 10% dari utang luar negeri Sri Lanka lebih dari $51 miliar (€51 miliar).

Galat satu asal pendapatan asing utama Sri Lanka, pariwisata, pula menurun secara substansial selesainya agresi teror di 2019 dan menjadi akibat berasal pandemi COVID-19.

Karena cadangan yang habis telah mengeringkan persediaan bensin, solar serta gas, antrian bahan bakar yg panjang, kadang-kadang bertahan selama berhari-hari, telah sebagai fitur sehari-hari. Kekurangan telah membawa ledakan permintaan kayu bakar.

Krishan Darshana mengatakan beliau telah bergabung dengan ayahnya dalam memecah kayu buat dijual menjadi kayu bakar sesudah diberhentikan asal pekerjaan pada konstruksi selama krisis.

Menggunakan pendidikan yang sudah terganggu sang pandemi, anak-anak termasuk yang paling terpukul oleh krisis ekonomi yg mengikutinya, saat orang tua berebut persediaan dan pihak berwenang risi perihal meningkatnya risiko kekurangan gizi.

Beberapa orang tua merasa sulit buat mengumpulkan porto bepergian anak-anak ke sekolah, ad interim yang lain tak bisa membelikan mereka bahkan makanan sederhana, seperti es krim atau permen.

Oshada Fernando bermain menggunakan layang-layang sintesis pamannya yang dirancang asal potongan bambu dan tas belanja. Orang tuanya tak bisa membeli anugerah buat ulang tahunnya bulan kemudian.